Minerva Sachs Megelli 250R di Sentul: SENSASI BAK PEMBALAP SUPERSPORTS

Jakarta –PT. Minerva Motor Indonesia (MMI) senantiasa berkomitmen untuk memberikan produk terbaik bagi konsumennya. Setelah meluncurkan Megelli 250 series, April tahun lalu, belum lama ini PT Minerva Motor Indonesia (MMI) meluncurkan lagi varian terbaru Megelli yang lebih bertenaga dan responsif, yaitu Megelli 250RE dan Megelli 250 RV.

“Melihat respon yang sangat positif dari Megelli 250 varian sebelumnya, kami mengeluarkan varian baru, high performance engine. Ada dua varian yang kami perkenalkan, yaitu Megelli 250RE dan Megelli 250RV. Mesin barunya dapat menghasilkan tenaga hingga 27 ps pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 22 Nm / 7.000 rpm. Tentunya akan memberikan sensasi yang berbeda dalam akselerasi dan performa,” tutur Kristianto Goenadi Presiden Direktur PT. MMI.

Dua varian baru high peformance itu bakalan dipajang di arena PRJ (Kemayoran) dalam waktu dekat ini. Di pameran tahunan itu, Megelli 250RE dan 250RV  bisa langsung “dipetik” karena unitnya memang sudah ready. Namun, ada baiknya mencoba performanya melalui test ride sebelum memutuskan untuk memetiknya.

Bagaimana performanya ? Berikut catatan wartawan ototrend yang berkesempatan melakukan test ride bersama sejumlah media di sirkuit Sentul, akhir pekan lalu. Lima lap (putaran) memang serasa sudah mencukup buat mengetes performa motor sport bermesin 250cc itu. Apalagi PT MMI menyediakan dua varian terbarunya di acara bertajuk Megelli 250 Riding Performance Experience tersebut.

Tertantang apalagi treknya adalah sirkuit Sentul. Belum lagi PT MMI juga menyediakan hadiah khusus bagi test rider yang bisa membukukan catatan terbaik. Setiap “race” kami dilepas lima motor sekaligus. Tentu ada spirit bertarung menjadi yang tercepat bak pembalap professional.

Ototrend yang  mendapat kesempatan gelombang ke dua, lepas start langsung berusaha membetot gas buat menggapai tenaga maksimal-nya yang aduhai ; 27 PS. Putaran mesin langsung terasa. Hentakan tenaga terasa cukup liar jika gas dibuka full throtlle dengan cepat. Begitu masuk tikungan pertama, karena baru kali ini memakai motor ini, tentu harus melakukan sejumlah adaptasi.

Barulah di beberapa tikungan selanjutnya dan lap berikutnya, Ototrend mulai menyatu dengan motor yang berkarakter motor pure sport dengan stang jepit yang cukup membuat badan harus merunduk ketika mengendarainya. Menjelang masuk S kecil, brake sejadi-jadinya coba kita lakukan. Perasaan yang muncul ; pastilah kejungkal. Namun di luar dugaan motor tetap stabil. Piranti disc brake di roda depan dan belakangnya sangat mumpuni untuk menahan laju kencangnya hingga mampu dibrake mendadak dengan cepat.

Lepas S kecil tantangan di depan ada “U” sebelum masuk track panjang. Saat manuver di “U turn” itulah serasa sangat enak ditekuk melahap tikungan return ini. Kami bahkan merasakan sesansi menikung dengan rebahan.

Sistem percepatan 6-speednya juga  menjadi senjata untuk track lurus. Rada ngeri juga membetot handsgripnya sampai mentok. Karena kala jarum spidometernya menunjuk angka 155 km/jam, rasanya sudah rada grogi. Maklum, bukan pembalap pro. Meski begitu ada juga rekan media yang mampu menyentuh 157 km/jam.

Kesimpulannya, Megelli 250R ini selain modist sebagai motor pure sport sekaligus nyaman saat dikendarai dengan kecepatan tinggi. Mantaf untuk bermanuver tajam serta stabil saat diajak late braking. Untuk jalan kemacetan jalanan perkotaan, juga tak perlu khawatir motor sport ini bakalan mencapekkan. Tak terlau berat, juga tidak bongsor sehingga tetap nyaman diajak bermanuver di jalanan macet.

Selain itu, mesinnya awet adem karena sudah didinginkan kipas pendingin di radiatornya. Jadi bisa menjaga temperatur mesin tetap terjaga ideal.

Selain media yang lakukan testride, jajaran management dan BOD PT MMI juga lakukan testride di Sentul, begitu pula dengan Simon Brown (Director Megelli UK) dan Neil Graham (Global Sales Megelli UK) ngga ketinggalan geber Megelli 250R.  | well

250CC SERIES, KINI MILIKI 7 VARIAN
Kehadiran Megelli 250RE dan 250RV memunculkan spekulasi keduanya bakal menggusur tiga varian 250cc pertama yang sudah edar di pasaran ; yakni Megelli 250R, 250S (naked bike) serta 250M (motord).  “Ketiga varian itu masih kita produksi dan edarkan. Kehadiran dua varian baru ini justru untuk melengkapi lima varian 250cc sebelumnya,” tutur Kristianto Goenadi.

Sebelum type RE dan RV ini dilepas ke pasaran, PT MMI sudah merilis Megelli 250SE (naked) dan Megelli 250 ME (Motard). “Sehingga total varian Megelli 250 series saat ini ada tujuh varian,” tambahnya.  Motor ini, sebelum dilepas ke pasaran juga telah melalui serangkaian pengujian yang dilakukan oleh principal Megelli, yakni  Megelli U.K dan Sachs Germany.

Secara keseluruhan, varian RE dan RV  memililki fitur yang kurang lebih sama dengan varian Megelli 250R, hanya mesinnya saja yang berbeda. Megelli 250 RE dan RV mampu menghasilkan tenaga 27ps/8.500 rpm dan torsi maksimal 22 Nm/7.000 rpm.

Juga dilengkapi dengan Water Cooler & Fan untuk pendinginan mesin, sehingga performa mesin akan terjaga secara maksimal. Dilengkapi 6 tingkat kecepatan (6 speed) menggunakan new technology roller rocker arm yang dapat membuat less engine noise dan less friction pada camshaft. Mesinnya juga sudah dilengkapi dengan 4 klep (valves).

Khusus untuk varian Megelli 250RV, kaki depannya sudah pula mengadopsi sokbreker model up side down yang memberikan kestablian lebih. Spidometernya juga sudah digital, produk Koso tipe RX2N yang biasa digunakan untuk s motor sport kelas dunia.

“Inovasi yang diberikan khususnya pada bagian dapur pacunya, akan menambah citra Megelli 250 sebagai kendaraan sport yang tidak hanya diakui dari desainnya, juga performa mesinya,” bangga Kristianto yang juga ikut dalam test ride Megelli 250 RV dan Megelli 250 RE di sirkuit Sentul, minggu (6/6)lalu.

Sebagai informasi, bahwa pada bulan Mei 2010 lalu, MMI telah menerima penghargaan Otomotif Award untuk tiga produknya yaitu Minerva Sachs GTR150 (Best Design kelas Skutik 125cc keatas), Minerva Sachs R150VX (Best Design kelas Sport 125 – 150cc) dan Minerva Sachs Megelli 250R (Best Design kelas Sport 250cc keatas).

“Kami selalu menjaga kepercayaan konsumen dengan tetap mengedepankan standar kualitas,” tegas Kristianto, lalu menyambung, “Kami masih mengandalkan mesin dengan teknologi Sachs Jerman dengan bekerjasama dengan Progettie Sviluppo (R&D engine ternama dari Italia) dalam mendevelop engine 250RE dan RV ini.”

Sachs Germany adalah pabrikan sepeda motor tertua di Jerman sejak tahun 1886 yang secara konsisten memproduksi mesin sepeda motor berstandar Eropa dan diakui oleh dunia. Sedangkan Megelli U.K adalah desainer sepeda motor kelas dunia asal Inggris yang juga mendesain Triumph, Ducati, dan Polaris.

Melihat keberhasilan produk sebelumnya, PT MMI selaku Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Minerva Sachs di Indonesia, optimis bahwa Minerva Sachs Megelli 250 series akan terjual sebanyak 20 ribu unit hingga akhir 2010.

“Apalagi saat ini PT.MMI telah memiliki 59 dealer resmi dan 116 outlet penjualan yang tersebar di seluruh Indonesia. “Ditargetkan hingga akhir 2010 ini kami akan memperluas jaringan penjualan dan purna jual hingga 110 dealer resmi dan 300 outlet penjualan,” optimis Kristianto.

Untuk membantu penjualannya di seluruh wilayah Indonesia, PT. MMI telah mendapat dukungan dari financing company besar seperti Adira finance, WOM finance dan Mashill Finance.

Minerva Sachs Megelli Series akan dilepas dengan harga OTR Jakarta : Rp. 29,1 juta (Megelli 250R), Rp. 31,9 juta  (Megelli 250RE), Rp. 34,9 juta  (Megelli 250RV), Rp. 26,1 juta (Megelli 250S), Rp. 28,1 juta  (Megelli 250SE), Rp. 27,1 juta  (Megelli 250M) dan Rp. 29,1 juta  (Megelli 250ME). Tersedia empat pilihan warna : Kuning, Merah, Hitam dan Putih (khusus untuk tipe 250R series).  | well

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s